PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIBIDANG PENDIDIKAN

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIBIDANG PENDIDIKAN

Oleh : Putri Aisyah

Perkembangan teknologi pada saat ini sangatlah pesat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan di era Globalisasi saat ini teknologi telah memudahkan semua aktivitas-aktivitas manusia, termasuk dalam hal pendidikan. Menurut Sardar (1987) teknologi adalah sebuah sarana dalam memecahkan masalah yang mendasar dari setiap peradaban manusia. Sedangkan menurut Read Bain (1937) pengertian teknologi adalah segala sesuatu yang bisa diciptakan dan juga dibuat oleh seorang dan sekelompok manusia yang kemudian bisa memberikan suatu nilai guna dan manfaat bagi sesama. Tentu saja peradaban sekarang lebih maju dari peradaban sebelumnya,yang dahulu informasi terbatas didapat, sekarang telah dapat dijangkau hanya menggunakan teknologi. Banyak metode-metode belajar yang diajarkan tenaga pendidik kepada peserta didik yang menggunakan teknologi sebagai acuan dan referensi bagi mereka,tak tanggung-tanggung Kurikulum 2013 juga mengatur pembelajaran menggunakan teknologi sebagai metode belajar agar dapat membantu dalam proses pembelajaran.

Pendidikan sekarang telah banyak berubah dari pendidikan dahulunya. Pada saat sekarang ini semua pembelajaran dapat diakses dan dapat diolah dengan cepat dan tidak memerlukan waktu yang lama. Dan yang mengakses juga tidak hanya orang-orang dari kalangan tertentu saja,semua kalangan dapat mengakses semua pembelajaran yang akan dipelajarinya. Tak tanggung-tanggung,siswa Sekolah Dasar (SD) juga dapat mengakses pembelajaran dan acuan tugasnya. Semua ini hanya menggunakan teknologi dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkannya. Para tenaga pendidik juga tidak merasa risau dan khawatir akan acuan atau referensi pengajaran mereka, karena denga teknolgi mereka bisa melihat dan membandingkan pengajaran mereka dan mendapatkan informasi yang lebih jauh teruji dari pada hanya melihat buku yang memakan waktu lama untuk mendapatkan informasi yang akan digali. Para tenaga pendidik juga bisa mengajar dengan metode-metode yang membuat peserta didik akan lebih paham.

Berbeda dengan pendidikan zaman dahulu, Pendidikan zaman dahulu tidak banyak teknologi yang modern seperti saat sekarang ini. Semua informasi hanya bisa didapat dengan mencari informasi dengan fasilitas yang ada. Contohnya buku mata pelajaran, koran, radio dan televisi atau kepada tenaga pendidik yang bersangkutan. Terkadang ini memakan waktu yang lama, bahkan mendapatkan informasi yang minim mengenai pelajaran yang bersangkutan. Tentu saja membuat pelajaran yang yang dipelajari sukar dimengerti karena minimnya informasi. Tenaga pendidik juga mengeluh karena terkadang acuan atau referensi mengajar sedikit dan membutuhkan waktu yang lama dicari. Akan tetapi pendidikan pada masa itu boleh dikatakan sebagai pendidikan yang membangun karakter bangsa. Pendidikan pada zaman itu mengajarkan para peserta didik agar hormat dan patuh kepada semua tenaga pendidik. Peserta didik juga dianjurkan banyak bertanya kepada tenaga pendidik, sehingga peserta didik menjadi lebih aktif bertanya dan selalu ingin mencari tahu apa permasalahan dari pekerjaan yang diberikan tenaga pendidik. Disini para pserta didik diajarkan kreatifitas dan membangun karakter yang sangat baik. Karena itulah banyak para cendekiawan yang lahir dikarenakan pola pendidikan yang membangun karakter bangsa dan kaya akan ilmu pengetahuan.

Tetapi, walaupun memberikan kemudahan pada hal pendidikan, teknologi juga memiliki dampak yang sangat buruk bagi bangsa, terutama para karakter penerus bangsa. Sering diberitakan bahwa beberapa peserta didik melakukan kegiatan yang tidak pantas kepada para pendidik, sampai – sampai melibatkan polisi dalam penyelesaiannya. Ini merupakan dampak negatif dari para peserta didik yang menyalahgunakan teknologi tersebut. Banyak para peserta didik melihat hal-hal yang tak pantas dan malah mempraktekannya kepada tenaga pendidik, sampai ada juga yang membunuh tenaga pendidik lantaran teknologi yang digunakan diambil sang tenaga pendidik. Ditambah lagi sekarang para peserta didik banyak yang malas belajar lantaran keasikan dengan teknologi yang mereka punya. Apabila ada pekerjaan yang diberi tenaga pendidik, mereka malah menunda-nunda dan berpikiran semua tugas mereka akan selesai sendiri tanpa mengerjakannya sekalipun. Dan lagi, sekarang banyak para peserta didik yang ingin mengerjakan tugas secara instan tanpa tahu dari sumber yang tepat. Kadang kala, para peserta didik hanya mencontek artikel-artikel yang menyangkut pembelajaran tanpa memfilter sedikit pun kekurangan yang ada.  Disamping itu, para tenaga pendidik juga menjadi lebih pasif lantaran membuat para peserta didik juga tidak dapat membangun karakter mereka tanpa bantuan tenaga pendidik dan tidak dihargai lagi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Menurut Miarso (2007) Teknologi adalah proses yang meningkatkan nilai tambah, proses tersebut menggunakan atau menghasilkan suatu produk , produk yang dihasilkan tidak terpisah dari produk lain yang telah ada, dan karena itu menjadi bagian integral dari suatu system. Akan tetapi, ini menjadi sebuah nilai yang kurang bagi kita sebagai bangsa yang telah merdeka dari kebodohan. Ini menjadi sebuah tamparan yang keras bagi bangsa bahwa teknologi memberikan dampak yang buruk bagi bangsa,terutama para penerusnya nantinya.

Baik dampak positif maupun negatif dari teknologi dalam pengembangan pendidikan bagi bangsa kita, tentu menjadi pandangan kita semua. Walaupun teknologi seakan-akan dapat membantu kita dalam menghadapi zaman yang semakin canggih, terdapat juga beberapa dampak negatife yang ditimbulkan, sehingga membuat bangsa kita menjadi lemah dan para penerus bangsa memiliki karakter yang buruk. Kita sebagai makhluk yang merdeka dari kebodohan hendaknya menyaring dan menggunakan teknologi untuk keperluan yang membutuhkan teknologi tersebut. Jangan sampai kita menyalah gunakan teknologi itu untuk merendahkan martabat dan harga diri kita sebagai bangsa yang merdeka dari kebodohan, tetapi terjajah akan dampak buruk dari teknologi.

admin

admin

UKKPK adalah Sebuah Unit Kegiatan Yang Bergerak Di Bidang Komunikasi Dan Penyiaran Kampus Di Universitas Negeri Padang. Alamat Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Lantai 2

Leave a Response